|
| PROTON INDONESIA PATOK TARGET PRODUKSI 40.000 UNIT |
|
JAKARTA: Proton, perusahaan otomotif Malaysia, akan membuka jaringan distribusi ritel di delapan kota besar di Indonesia pada 2007-2008 dengan nilai investasi US$26 juta. |
Investasi tersebut untuk mendukung target produksi Proton di Indonesia 40.000 unit per tahun. |
Jaringan ritel itu dibuka untuk memperbaiki citra di masyarakat yang selama ini menganggap Proton hanya memproduksi kendaraan untuk taksi saja. |
Padahal di negeri asalnya, Malaysia, merek kendaraan itu merupakan primadona masyarakat dan merupakan salah satu wujud pengembangan industri otomotif nasional negara tersebut. |
Proton bahkan mampu menembus pasar di negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Selatan sejak 1998. |
Meski saat ini minat warga di negeri jiran terhadap produk mobil nasional tersebut mulai merosot akibat membanjirnya kendaraan impor, namun secara kuantitas Proton masih menguasai pangsa pasar sekitar 60% dari sekitar 600.000 unit penjualan mobil di Malaysia. |
Meski perusahaan yang sahamnya dikuasai pemerintah Malaysia tersebut terbilang terlambat memasuki pasar otomotif Indonesia, tapi merek mobil itu sudah beredar di Jakarta sejak 1996 melalui proyek imbal dagang dengan pesawat CN-235. |
Sales and Marketing Head PT Proton Edar Indonesia Arief Gunawan mengakui model mobil Proton memang lebih banyak dipakai untuk armada taksi ketimbang di jual kepada masyarakat umum. |
Selain di Jakarta, Proton Edar Indonesia juga telah memasok sekitar 600 unit sedan Proton Wira untuk angkutan umum warga Pekanbaru. |
Dia mengakui, permintaan untuk armada taksi pada 2006 dari beberapa perusahaan transportasi meningkat dibandingkan 2005. |
Saat ini, Proton diproduksi di pabriknya di kawasan Cikarang yang dibangun sejak 2004 di atas area seluas 13,4 hektare. |
"Tahun ini kami akan menjual mobil jenis city car dan sedan secara ritel di delapan kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Makassar, Medan, Palembang dan Yogyakarta atau Semarang," kata Arief kepada wartawan sebelum meninjau pabrik perakitan Proton. |
Oleh S.Hadysusanto
Bisnis Indonesia |